Tampilkan postingan dengan label cuap-cuap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cuap-cuap. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Agustus 2012

Hilang Jeda


Hilang jeda
Jeda untuk lebih memaknai rindu
Jeda untuk lebih menghargai jarak
Jeda untuk lebih mengilhami sepi
Jeda untuk lebih akrab dengan nurani

Senin, 06 Agustus 2012

Sementara dan Sederhana


2_gelas_kosong
Bukankah ini lebih tampak seperti sesuatu yang semu?

Iya, tenang lah...Aku paham itu
Sesuatu yang nanti akan berlalu

Minggu, 17 Juni 2012

Kenapa Harus Garpu?


Garpu
Kenapa harus Garpu?
Aku berani taruhan benda-benda kenangan banyak yang meliputi bunga, coklat, boneka, foto, cincin atau benda-benda yang lekat sekali dengan kisah percintaan. Lagi-lagi percitaan …dan aku pun sering mengumpat “Persetan dengan cinta”. Ah, aku bukan munafik dalam urusan percintaan. Karena aku memang sedang merasakan gejala terbius oleh apa yang orang sebut dengan cinta. Tapi, sekali lagi aku berpikir..apa memang benar ini cinta? Aku tak punya nyali untuk membenarkannya. Kuanggap saja ini sebuah “rasa” , rasa yang berbeda tentunya. Sudah anggap saja begitu, sederhana saja lah tak usah bertele-tele.

Sabtu, 02 Juni 2012

jalan dan lampu jalan.

Street_light_by_lichtdieb
image by : licthdieb.deviantart.com
Mari kita memulainya...dari....
Terbangun tiba-tiba..dan langsung teringat lampu-lampu jalanan. Lampu-lampu kurus tinggi menjulang dan hanya menampilkan satu bulatan terang. "Walk on..". Aku yakin seratus persen bahkan seribu persen bahwa aku tidak sedang nglindur. Sadar sepenuhnya ketika mengingat dua kata itu. Adakah tempat yang menyediakan area sangat aman untukku berjalan di tengah malam begini? Aman dari hal apapun termasuk yang tak kasat mata, mungkin.

Sabtu, 12 Mei 2012

Jeda kali ini...

Iwont
Jeda....
Tak bertuan....
Terkadang datang tanpa ada kesempatan
Tanpa adanya waktu penetapan
Pernah juga jeda datang tak diundang
Dulu, mungkin jeda memberi suatu kenikmatan tersendiri
Namun sekarang, jeda seolah bersekongkol dengan gelisah
Bahkan tak tanggung-tanggung bersimbiosis dengan sesuatu yang kita sebut, rindu.
Apa-apan semua itu.
Curang sekali, mereka seakan main keroyok dan cukup membuat kewalahan.

Selasa, 01 Mei 2012

May... Be...

Maybe
Ini sudah Mei, sodara...
Ada kepesimisan saat mata ini terbuka pagi tadi
Sempat juga termenung beberapa saat memandangi langit-langit kamar
Ah, waktu...serasa naik pesawat jet saja
Atau hanya aku yang berasa menjadi siput
Entah.
Dan sekarang sudah Mei, sodara..
Sudahlah, aku berjudi saja lah..tanpa harus memikirkannya dengan otak kecilku ini
Mei atau May...
May... be happy
May... be excited
May... be lucky
Yeah, maybe...
Mungkin...
Dan...
Semoga
Amin.

Senin, 30 April 2012

Mungkin itu candu

Image by : sedarati.deviantart.com
Kau tau hal apa yang paling aku takutkan?
Hal aneh yang tiba-tiba saja muncul tanpa alasan..
Menggetarkan bongkahan hati
Membuat haru biru...
Dan..
Candu yang mematikan

Selasa, 03 April 2012

E + R = O


Mungkin rumus ini terdengar asing bagi kita semua. Mungkin rumus ini juga tak sepopuler  rumus E=mc2 dalam ingatan kita. Namun, lewat rumus yang sederhana ini dapat menjelaskan mengenai success mindset. Sukses dalam hidup tentunya. Rumus atau teori ini dikemukakan oleh seorang pakar psikoterapi di Los Angeles, Dr Robert Resnick dimana beliau mengatakan E (event) + R (Response) = O (Outcome). Formula sederhana ini menjelaskan bahwa setiap hasil dari pengalaman hidup ini (baik gagal maupun sukses, kaya ataupun miskin) adalah hasil dari bagaimana kita merespon terhadap kejadian-kejadian dalam hidup kita.

Kamis, 22 Maret 2012

.... sampai tersandung, mungkin.


Ini gambang
Ini samar
Ini semu
Ah entah apa namanya
Kalau menurut jenis warna, ini kah abu-abu?
Siapa yang menawarkan terlebih dahulu?
Pasti kamu!
Raut wajahmu berubah, terutama matamu.
Oh aku? Oke, aku… aku dan kamu.
Lalu?
Matamu menyipit, dahiku berlipat.
Sesaat kita terdiam, bukannya dari kemarin juga begini?
Aku menendang kerikil dan mau memulai untuk melangkah.
Kau berdeham, mataku melirik lagi ke arahmu.
Menghela nafas sesaat, sedikit mendengus sebal.
Oke, ayo mulai melangkah. Bersama. Beriringan tanpa saling menggenggam.
Entah sampai kapan.
Sampai aku atau kamu tersandung batu, mungkin.

Kamis, 23 Februari 2012

Malam Begini


Malam masih saja terbungkus kemagisannya sendiri
Berelegi sesuka hati dan beresensi mutlak atas segala cita
Saat suara lebih bermakna di kala tersimpan tenang dalam kerongkongan
Terkalahkan oleh nafsu telinga untuk lebih peka terhadap kesunyian…
Apa yang lebih menyiksa daripada sebuah kegambangan
Saat jawaban tak mampu lagi memberikan sebuah persepsi dan kejelasan
Hingga ketakpastian menjadi sebuah jalan pintas hingga lutut ini ambruk dan menyerah
Menyerah terhadap keperkasaan sang waktu
Kemudian dalam jedanya  memilih untuk bisu

Senin, 14 November 2011

Hanya Warung Kopi

Mereka bilang tempat ini kurang baik bagiku sebagai orang wanita,,
Ah mereka hanya tidak tahu apa yang terjadi di sana...
Bagiku ini tidak hanya sekedar warung kopi...
Biarkan saja mereka berspekulasi dengan pemikiran negatif mereka..
Toh yang aku dapat justru lebih banyak
Teman
Pengalaman
Ilmu
Wawasan
Rasa syukur....
See it...Aku temukan itu semua hanya di warung kopi
Hidup ini indah kawan, tak sesempit celah pemikiranmu yang cenderung hanya dari satu sisi saja..
Ah, wangi kopi selalu menggoda iman
Dan malam lebih cantik dari biasanya...salah satu alasan,,lagi-lagi aku lebih mencintai malam.... ;)


*say hay to October....

Sabtu, 08 Oktober 2011

call him dimas....



cita2 saya sederhana saja. menjadi ibu yang baik dan terus berusaha mendidik anak (yg mudah2an sehat kayak dia yaa...) hingga dia pun dapat belajar, sukses dunia akherat.
bismillah...tak perlu banyak kata,,hanya kekonkretan yang terus dibituhkan.

Sabtu, 24 September 2011

Setelah sekian lama

Sudah lama jari ini tidak menari-nari untuk meragkai sebuah untaian kalimat.
Sudah lama otak ini duduk nyaman di posisinya seolah enggan untuk menangkap sinyal-sinyal inspirasi.
Tampaknya dia sedang sibuk menyerap memori yang terjadi seiring berjalannya sang waktu akhir-akhir ini.
Tak apa.
Karena mungkin itu adalah bagian dari memori-memori terpenting dalam hidupku.
Bahagia, memang.
Namun cukuplah sudah waktu untuk terlena.
Saatnya untuk berjuang kembali.
Perjalanan ini masih sangat panjang.

Selasa, 19 Juli 2011

selamat pagi, pagi.....

Selamat pagi, Pagi...
Salahkah diriku jika memilih untuk menyambutmu jauh lebih awal?
Ah, kurasa tidak.
Tidak sama sekali. Namun mungkin malam akan cemburu kepadamu.
Tak apa. Cemburu merupakan salah satu indikator kita semua masih memiliki rasa bukan?
Aku hanya sedikit ingin berbagi denganmu, Pagi.
Berbagi atas segala asa dan rasa yang secara mengagumkan masih aku miliki.
Dan aku sangat bersyukur mengenai hal itu.
Semoga hatiku masih bisa berusaha peka dan tidak mati rasa.
Karena embunmu masih menyejukkan, dan dinginmu masih lembut untuk menyapa semua tulang-tulangku.
Ah, Pagi...menunggumu membutuhkan kemahiran untuk memahami diksi.
Terkadang sulit membedakan antara fantasi dan emosi.
Atau.... lagi-lagi itu hanya waktu yang selalu mahir memainkan ilusi?
Apapun itu, aku mulai tidak peduli. Ya, aku sungguh tak peduli.

Minggu, 10 Juli 2011

jika aku lebih memilih malam...

Masih teringat jelas saat aku menikmati Pantai Sanur saat malam mulai beranjak separuh waktu. Gelap, dan hanya satu temaram lampu yang menemani. Pasti mereka akan bertanya-tanya, selarut itu? apa yang kau lakukan? tengah malam? Dan jika aku menjawab... menikmati malam. Aah...pasti mereka hanya mengerutkan dahi. Aneh? Ah, kurasa tidak. setiap manusia memiliki cara masing-masing untuk menjalani atau pun menikmati waktu dalah kehidupan fananya ini. Begitu juga aku, kala itu. Ya, itu salah satu malam berkesan yang aku lewati di mana suara deburan, cahaya bulan dan kedip-kedip lampu pesawat sungguh hal terpenting yang aku ingin simpan selama mungkin. Tapi sang waktu tentu saja tidak bisa diajak kompromi.

Sabtu, 09 Juli 2011

pagi ini

Pagi, taukah kau jika terkadang otak ini terasa begitu sempit. Ya sangat sempit sebagai tempat untuk selalu menelaah dan menerka segala arti dalam sepanjang  perjalanan ini. Mungkin terlalu sempit oleh hal-hal yang tidak penting. Penting? atau... tidak? entahlah. lagi-lagi otak yang sempit ini tetap yakin kalau kebenaran di dunia fana ini sungguh nisbi. Belum lagi terasa sesak saat jalur-jalur pikiran ini mengimpulsif dengan kecepatan tinggi ke arah yang tak tentu. Masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Hingga mendadak otak ini seperti wartawan saja, yang dengan giat memegang prinsip 5 W 1 H. Who? What? When? Where? Why? dan How?. Hidup memang penuh tanda tanya. misteri.

Minggu, 03 Juli 2011

...

entah sudah berapa puluh malam yang kuhabiskan hanya untuk bertanya. hanya bertanya.
 tak ada hal yang lebih berguna dari itu yang aku perbuat. hingga malam lewat dari paruh waktunya aku memilih untuk tetap terjaga.
malam tidak sepenuhnya sepi rupanya.
suara itu terus ada. rintihan yang aku sudah hapal  tanpa tahu maksud dan makna dibaliknya.
ya. aku tidak tahu apa-apa. karena kau tidak pernah berbagi cerita.
kau bungkam, padahal jelas nyawa itu sudah saatnya kau regang, dan kau perjuangkan dengan semestinya.
apakah hal itu memang kau sengaja?

Senin, 13 Juni 2011

missing.....

Tidak pernah terduga olehku bahwa 1 sms sederhana dapat membuat aku menangis tergugu. Maaf, bukan bermaksud curhat colongan atau mengeluh layaknya ABG labil. Bukannya media ini tercipta untuk membantu kita semua menyimpan milik kita. Maka ijinkanku untuk menyimpan sedikit milikku ini. Hanya sepotong, sepotong rindu terhadap suatu masa. Ini semua tanpa sengaja disebabkan oleh sms itu.


Sabtu, 04 Juni 2011

there is more to this... (baca : tidak sekedar itu)

Di sela waktu yang terus berlalu, saya terus berpikir mengenai fakta-fakta yang saya jumpai beberapa hari terakhir ini. Entahlah...rasanya saya menjadi lebih muak dari sebelumnya. Tak tahu setan apa yang sedang bergejolak dalam otak saya yang sederhana ini.
Okeh saya mencoba merinci kekalutan-kekalutan yang terlintas.....


Rabu, 20 April 2011

sudah berganti hari 200411

Masih diiringi oleh lagu Owl City "Alligator Sky"
hhaha tampaknya penyanyi satu ini juga sangat memuja langit...dilihat dari lirik-lirik lagunya yang tidka jauh dari laut, pantai, langit, bulan , bintang, angkasa, matahari...Hmmm mungkin ini salah satu alasan mengapa saya suka sekali. Takjub atas ciptaan dan kuasaNya yang Maha Dahsyat....


Where was I when the rockets came to life
And carried you away into the alligator sky
Even though, I'll never know what's up ahead
I'm never lettin' go, I'm never lettin' go

Uh uh, that's not a plane, that's me
I'm sittin' where I'm supposed to
Floatin' on the cloud, can't nobody come close to
The concrete and the sky switch places
So now my ceiling is painted with cosmic spaces
Firecracker to the moon, keep your eyes shut
Blastin' off like a rocket from the ground up
Heh, I used to catch a cab on the Monday
Now the taxi's sellin' lights on the runway, fly
Condo on the milky way
A house on the cloud and God's my landlord
And for my rent all I pay is my drive
Got that so If you need me you can find me in the alligator sky


Where was I when the rockets came to life
And carried you away into the alligator sky
Even though I'll never know what's up ahead
I'm never lettin' go, I'm never lettin' go

Roller coaster through the atmosphere

I'm drowning in this starry serenade
Where ecstasy becomes cavalier
My imagination's taking me away

Reverie whispered in my ear
I'm scared to death that I'll never be afraid
Roller coaster through the atmosphere
My imagination's taking me away

Uh, now I'mma dance like I never dance
Sing like I never sing, dream like I've never dreamed
Or try to, 'cause we've been lied to
That the sun is somethin' that we can't fly to
Well, I sit on my star and see street lights
Look up, ha, you'll miss me if you blink twice
Imagination is hot and if you got it you can meet me
When you see me in the alligator sky

Where was I when the rockets came to life
And carried you away into the alligator sky?
Even though I'll never know what's up ahead
I'm never lettin' go, I'm never lettin' go

Where was I when the rockets came to life
And carried you away into the alligator sky?
Even though I'll never know what's up ahead
I'm never lettin' go, I'm never lettin' go
In the alligator sky...



Subhanallah. Saya sering berimajinasi di mana saya bisa melihat langit luaaaass penuh bintang, full moon. atau kilauan aurora penuh warna di Kutub Utara sana. Hmmm...atau menikmati langit jingga kala senja. Aaah....Saya terlalu memuja langitMu Ya Allah....dan benar-benar tergila-tergila